Sabtu, 30 Mei 2015

[053] An Najm Ayat 001


««•»»
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
««•»»
bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi
««•»»
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

««•»»
In the Name of Allah, the All-beneficent, the All-merciful.

««•»»

Surah An Najm 1

وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَى
««•»»
waalnnajmi idzaa hawaa
««•»»
Demi bintang ketika terbenam.
««•»»
By the star when it sets:
[1]
[1] Or ‘falls.’
««•»»

Dalam ayat ini, Allah SWT menerangkan bahwa Ia bersumpah dengan makhluk Nya yang besar yakni bintang yang beredar pada porosnya, tidak saling bentrokan satu dengan yang lainnya. Bintang-bintang itu merupakan petunjuk bagi manusia dalam hutan dan padang pasir, di tempat kediaman dan dalam perjalanan, di kampung dan di kota, dan juga di lautan, bintang-bintang itu besar sekali faedahnya bagi kehidupan manusia.

Allah SWT mengarahkan sumpah Nya kepada orang-orang Arab yang mengetahui betapa banyak manfaatnya bintang-bintang bagi mereka. Antara lain untuk mengetahui perubahan musim supaya mereka bersiap-siap untuk menggembalakan ternak mereka, kemudian setelah turun hujan mereka dapat menanam tanaman yang sesuai dengan musimnya.

Sumpah Allah tersebut mengingatkan manusia bahwa di sana ada alam tinggi dan benda-benda yang perkasa yang harus mereka ketahui supaya mereka dapat meyakini besarnya suatu sumber kekuasaan dan indahnya ciptaan Allah SWT.

Ilmu pengetahuan modern telah menerangkan bahwa di alam angkasa raya (tempat bintang-bintang itu) ada keajaiban-keajaiban yang dapat dilihat dari cepatnya peredaran dan bentuknya yang besar.

Alam matahari terdiri dari matahari dan 9 buah planet yang kebanyakan dikelilingi oleh beberapa buah bulan. Matahari itu dalam alamnya adalah sebahagian dari pada alam angkasa. Di alam angkasa ada sekitar 30.000.000.000 (tiga puluh milyar) bintang-bintang. Setiap bintang adalah sebagai matahari seperti mataharinya manusia di bumi ini. Ada yang lebih besar dan ada pula yang lebih kecil dari padanya. Umur matahari adalah sekitar lima milyar tahun, umur bumi sekitar 2.000 juta tahun. Umur air di atas bumi sekitar 300 juta tahun. Dan umur manusia sekitar 300.000 tahun.

Dan alam semesta itu mempunyai penjaga (hanya Allahlah yang mengetahuinya). Dan tidak seorang pun yang mengetahui bala tentara Tuhan kecuali Dia.

Tetapi Al A'masy dari Mujahid mengatakan bahwa ayat ini berarti Alquran bila diturunkan seperti dalam firman Nya:
فلا أقسم بمواقع النجوم وإنه لقسم لو تعلمون عظيم إنه لقرءان كريم في كتاب مكنون لا يمسه إلا المطهرون تنزيل من رب العالمين
Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui; sesungguhnya Alquran ini adalah bacaan yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihara (Lohmahfuz), tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan. Diturunkan dari Tuhan semesta alam.
(QS. Al Waqi'ah [56]:75-80)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Demi bintang) yaitu bintang Tsurayya (ketika terbenam) sewaktu terbenam.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 2]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
1of14
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=53&tAyahNo=1&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#61:1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar